Dakwah

Software Download Computer Tips
Selamat Datang, Semoga Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah untuk kita semua

Buku Baru setelah Belajar Menuju Ihsan

00.51 / Diposting oleh Bambang Achdiat / komentar (0)

 

Kata Pengantar Tokoh

Prof. Dr. H. Eeng Ahman M.Si
Guru Besar UPI, Direktur Pascasarjana UNIKU

Buku ini mendeskripsikan kepada kita sebuah perjalanan yang tidak biasa. Sebuah perjalanan seseorang yang penuh dengan banyak pertanyaan dan kesungguhan untuk menemukan dirinya yang berhak atas kehidupan yang mapan di masa depan dalam banyak segi, yaitu spiritual, sosial, pendidikan, keluarga, karir, dan finansial.

                Berbeda dengan buku pengembangan diri yang lain, buku ini menyuguhkan berbagai argumen yang memang ada di masyarakat dan sering menjadi barrier pertumbuhan masyarakat kita. Penulis kemudian membahasnya dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah sekali dicerna oleh berbagai kalangan masyarakat. Saya sangat mengapresiasi buku FIND YOUR BEST TEACHER ini, karena pasti sangat dibutuhkan bagi kaum muda yang sedang tumbuh.
                Inti dari buku ini adalah sebuah kejujuran seorang manusia yang mengakui bahwa sehebat-hebat dirinya pasti akan ada orang yang jauh lebih hebat dari dirinya. Karena itu, tugas kita adalah menemukan orang itu dan segera belajar darinya sebagai seorang murid kepada gurunya, yang tidak terbatasi oleh perbedaan suku, bangsa, warna kulit, usia, dan status social.

 Testimoni :
Prof. H. Disman MS: Guru Besar UPI Bandung
Saya setuju dengan buku ini, bahwa tugas kita adalah sesegera mungkin menemukan orang yang lebih mampu dari kita dan belajar darinya.

Dr. H. Edi Suryadi M.Si : Dekan FPEB UPI Bandung
Jika Anda memiliki banyak pertanyaan yang belum terjawab dalam hidup, sepertinya buku ini bisa membantu Anda menemukan jawabannya

Dr. Marlan Nirsyamsu MM: Kabid SMP Dinas Pendidikan Kab. Bandung
Buku ini membahas secara sederhana masalah-masalah di masyarakat kita dengan bahasa yang mudah dicerna oleh banyak kalangan.

Kakang Harudin M.Pd: Ketua MGMP Ekonomi Syariah Kota Tasikmalaya
Inilah salah satu karya anak bangsa Indonesia yang ditunggu sejak lama. Ribuan anak muda akan memerlukan kisah-kisah dan jawaban dalam buku ini untuk tumbuh dan menjadi mapan semuda mungkin.

Dwi Fahrial : Penulis dan Konsultan Pendidikan
“Buku ini menegaskan sebuah statemen lama, bahwa hanya ada dua profesi di dunia ini : “Guru dan bukan Guru”

Jauhar Al-Zanky: Penulis dan Inspirator Muda
Guru yang Mengispirasi lebih baik  dari guru yang mengajar sekedarnya. Murid yang sungguh-sungguh belajar lebih baik dari yang sekedar pintar. Buku ini mengajak kita belajar banyak hal mengenai kearifan hidup. Mengispirasi. Segar. Mencerahkan. Membuat hidup lebih bermutu. Baca sampai tuntas agar hidup berkualitas.

Teguh Muhammad F. Lc : Ustadz, Pengusaha Printing
Mumtazz… Buku yang sangat menarik, ringkas, dan sarat makna jika terus membacanya menjadikan kita ingat terus akan kekuatan Allah swt.

Hana Izzatul Jannah: Penulis dan Inpirator Muda
Siapapun Anda tanpa pikir panjang, memutuskan untuk membaca buku ini adalah pilihan yang keren sekeren penjelasan dari buku ini. Dengan pendekatan yang sangat spesial saya merasa ada di zona lain, Hidup saya yang baru dibuat setelah membaca naskah ini. menggunakan kacamata ilmu pengetahuan yang amak menarik perspektifnya, sehingga informasi yang tersampaikan tidak setengah-setengah. Kali ini saya harus berkata bahwa buku ini sangat relevan dengan permasalahan yang sering muncul, apalagi untuk anak muda, termasuk saya.

Muthmainnah Al-khoeriyah: Siswa SMAIT Assyifa Boarding School
Buku ini menjelaskan bahwa kita itu membutuhkan seseorang yang mempunyai pengetahuan lebih dan mengupas tuntas atas hal yang kita perlukan.

Sidhi Razinda/Siswa SMAN 3 Bandung
Buku Ini menginspirasi saya untuk terus berubah menjadi lebih baik, juga untuk menjawab berbagai  masalah kehidupan yang sering kita temui dan mengubah sudut pandang kita akan sesuatu yang sering kita anggap buruk seperti ‘malas’ ataupun ‘galau’ menjadi kekuatan besar.
 
Atep Muhammad: Mahasiswa STAI Almaarif ciamis
Jika Anda kekurangan waktu menemui banyak guru untuk bertanya banyak hal, temukan di buku ini. Anda akan dapatkan jawabannya.

 

 Ini adalah buku yang menggambarkan perjalanan seseorang  menemui guru-guru pilihan untuk pertanyaan-pertanyaan yang sering mengganggu kita mengenai masa depan.
1.       Mengapa  dan bagaimana caranya sebagian orang yang usianya lebih muda dari kita telah berhasil melakukan dan mendapatkan lebih banyak hal dari kita dalam karir, keluarga,  pendidikan, finansial, dan spiritual?
2.       Mengapa sepertinya ada orang yang begitu lancarnya mencapai posisi-posisi puncaknya semuda mungkin? Doa menjadi hal yang ajaib bagi dirinya. Jika pada sebagian orang teknik-teknik ini telah bekerja dengan AJAIB, mengapa tidak kita coba?

 Hidup itu fungsi waktu, semakin banyak hal yang bisa kita lakukan dan dapatkan dalam rentang hidup kita yang singkat prestasi kita semakin besar. Mari kita jujur, apakah grafik kehidupan kita sekarang naik? Atau hidup kita sekarang monoton? Atau bahkan ternyata sekarang grafik kita sedang turun?  Tugas kita adalah  sesegera mungkin menemukan guru-guru pilihan dan belajar darinya. Karena hukumnya : PASTI ada orang yang lebih hebat dari kita, tugas kita adalah menemukannya dan belajar darinya.

 Kenapa Buku ini Penting bagi Anda? karena buku ini menghemat waktu dan uang Anda.

1.       Anda tidak perlu menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menemukan guru-guru tertentu untuk bertanya banyak hal, Anda  cukup dalam 1 hari saja membaca buku ini bahkan bisa kurang.

2.       Anda tidak perlu mengeluarkan uang jutaan untuk mengikuti seminar, beli buku pengembangan diri, dan pendidikan untuk mendapatkan jawabannya seperti yang penulis lakukan.

3.       Saya berikan 6 tahun perjalanan hidup saya dalam 1 buku ini, semog bermanfaat  bagi Anda ^_^
Harga buku adalah Rp50.000,00.  Anda yang membeli buku ini berarti Anda turut berbagi 10% dari keuntungan untuk beasiswa pendidikan siswa-siswa yang kurang mampu di Indonesia.

 

Pemesanan Buku :

Kirim alamat lengkap rumah dan nomor hp-nya ke :

1.       inbox fb saya (Bambang Achdiat),
2.       email :bambang.bmi@gmail.com
3.       marketing : 085223396653/087826133663
Pengirman dan pembayaran setelah ada konfirmasi ulang.
Buku akan dikirim menggunakan layangan jasa  pengiriman barang ke alamat yang dikirimkan dengan  biaya ditanggung pembeli.


Pembayaran buku dilakukan dengan transfer ke :
1.       Muammalat : 0154629988 (atas nama Bambang Achdiat)
2.       BCA : 1380209671 (atas nama Bambang Achdiat)

Deadline 2012

15.57 / Diposting oleh Bambang Achdiat / komentar (2)



dimulai tanggal 20 Oktober 2009

bismillah...
SEindah Apapun Rencana Kita Jauh Lebih Indah Rencana Allah untuk Kita
tugas kita hanya ingin, tulis dan berdoa, tunjukan layak tidakya diberi dengan usaha... biarlah Ia yang Menyempurnakannya.... dan kita kadang lupa.. tulisan dan orang yang peduli pada kita akan mendukung apa yang kita inginkan, mereka yang selalu percaya pada kita..

1 Hajj
2 Qurban
3 Umrah (sudah)
4 Hafal Juz Amma
5 Aliansi KIR SMAN 1 Ciamis (SUDAH)
6 Membangun Percetakan Tabloid (sudah)
7 Punya HP N73 (sudah)
8 Kostum Ranger
9 Punya Buku Zona Ikhlas (Sudah)
10 Punya Kompas Ka’Bah (sudah)
11 Abang Craft
12 Product IT/Robot/Physics ('Sudah)
13 Mempublish Buku “I Proud as Muslim” ganti jadi "FIND Your best teacher" (SUDAH)
14 Deklarsi Cita-cita II “Road to Tangkuban Parahu” (sudah)
15 1 Show Training (sudah)
16 Saving this years Rp. 10.000.000,00 (sudah)
17 Kartu Nama (sudah)
18 Proposal PKM-K (sudah)

19 Proposal PKM-GT (sudah)
20 My Easy English Book
21 Memimpin doa di Masjid DT (sudah)
22 Memimpin Doa di Masjid Istiqlal
23 Memimpin Doa di TV
24 Adzan di Masjid Quba (sudah)
25 Adzan di Padang Pasir (sudah)
26 Jabat Tangan dengan SBY
27 Continue study to MIT (Massacussets Institute of Technology)
28 Make 1 Journal
29 b.ach Corporation
30 MENIKAH (segera)
31 Have sweat Home
32 Jadi Tamu di Istana Kepresidenan
33 Printer Epson Stylus 1390
34 Buat Robot
35 Buat Program Beasiswa untuk Anak SD di Nasol, diganti dengan BEASISWA anak Aliyah (sudah dan sedang)
36 Memori Eksternal (sudah)
37 Toefel 580
38 Tas Soren (sudah)
39 Tas Pinggang
40 Ngajar di Bimbel (sudah)
41 Punya Yayasan
42 Lulus UPI (Sudah)
43 Perpustakaan Pribadi (100 buku)
44 Makan Pitzza di depan kosan (sudah)
45 Traktir Mamah,bapak, yuda-yudi Makan malam (sudah)
46 Punya Celana Pendek Basket baru (sudah)
47 Celana Panjang (Trening) (sudah)
48 Bisa macromedia Flash
49 Bisa AutoCad
50 Buat Denah Rumah
51 Mengajar di sEkolah (sudah)
52 Dapat Beasiswa Belajar KE Luar Negeri
53 Punya Kamera Digital 12 Mega Pixel
54 Ikut Seminar Internasional
55 Ikut Seminar Nasional
56 Beli pakaian Dalam (sudah)
57 Punya Mobil
58 Punya Motor (sudah)
58 Ajak Yuda/Yudi Beli buku di Toko Buku (sudah)
60 Ajak Yuda Yudi Adzan di Masjid (sudah)
61 CD/DVD Karya 2009 (sudah)
62 Tidur di Hotel Bintang 5
63 Ngaliwet di Sawah (sudah)
64 Bisa Renang (sudah)
65 Beli Sendal (sudah)
66 Buat Baju Keluarga (sudah)
67 Umrah Keluarga
68 Doa Bareng Keluarga (sudah)
69 Tahajud Bareng Keluarga
70 Foto Bareng Keluarga (Pake Jas)
71 Bisa Internetan di kosan (sudah)
72 Punya Blog Pribadi (sudah)
73 Bisnis IPA 3 (Xacty)
74 Jalan2 ke Jepang
75 Juara Karya Tulis
76 Traktir ayam penyet teman2 kosan (sudah)
77 Wakaf 1 juta
78 Program Pengembangan Masjid (sudah)
79 Nonton Film Jepang Lagi(sudah)
80 Berkunjung ke An-Nahl(sudah)
81 Belikan Mamah Baju (sudah)

82 Bapak melihat abang dapat Penghargaan
83 Hafal Quran
84 Shalat di Gurun Pasir (sudah)
85 Buat Mini Masket untuk Bapak
86 Melihat Bapak Jadi Imam di Masjid (sudah)
87 Deposito Rp.10.000.000,00
88 Berat Badan 65 Kg.
89 Makan Gepuk Nyonya Ong (SUdah)
90 Juara Tingkat Nasional
91 Makan Es krim (sudah)
92 Makan di Rumah Makan Jepang
93 Mentahajudkan Ciamis+Tasik 500 0rang tahun 2010
94 Mengadakan Pengajian Gabungan Tasik –Ciamis DI Masjid Agung Tasik
95 Mengadakan Pengajian Gabungan Tasik –Ciamis DI Masjid Agung Ciamis
96 Punya Rak Buku yang Baru (sudah)
97 Punya Sepaker Aktif BAru (SUDAH)
98 Ikut Konferensi Internasional
99 Buat Bisnis dengan teman2 kosan (sudah)
100 Punya Kotak Pensil (buatan Pribadi)(SUDAH)
101. Publish buku "BELAJAR MENUJU IHSAN" (SUdah)
102. buat kantin 2 di sekolah As-Syifa Boarding School (sudah)
103. beli helm baru (sudah)
104. beli baju gamis
105. Membuat Francise "Kantin Optimis" (sudah)
106. Buat Jas Baru
107. Program Orang Tua Asuh (sedang berjalan)
108. Road to Qatar
109. S2 di ITB (Sedang)
110. Menjadi Trainer MUDA spiritual, education, dan finansial Indonesia. (proses)
111. Bedah buku di TV
112. Jadi Pembayar Zakat Mal Terbesar di Indonesia

Mungkin Tidak segera tapi pasti.

05.54 / Diposting oleh Bambang Achdiat / komentar (0)


Abang, panggilan anak laki-laki ini. Tahun 2007 ayahnya mendapatkan kursi haji menggantikan kursi neneknya yang meninggal yang rencana berangkat 2008. Ini hal yang tidak terbayangkan sebelumnya, bahwa ayahnya bisa ke tanah suci. Tapi jatahnya hanya 1 kursi. Anak laki-laki itu pun kemudian mendoakan setiap hari dengan khusyu agar ibunya bisa menyertai ayahnya ke tanah suci tahun 2008. Seiring perjalannan waktu ia mendoakan ibunya ke tanah suci, rupanya Allah menanamkan keinginan pada dirinya untuk juga meminta agar dirinya juga bisa ke tanah suci, seakan-akan Allah ingin mengatakan, “ko kamu minta untuk dirimu saja, mengapa tidak meminta untuk dirimu juga?” akhirnya setiap sholat ia pun meminta untuk ibunya dan dirinya juga.

                Akhirnya ayahnya berangkat, tapi tanpa disertai ibunya pada tahun 2008. Hanya saja kebiasaannya mendoakan ibunya telah membuahkan rasa pada hatinya yang juga menggebu untuk segera ke tanah suci. Mulai sejak itu ketika tepat awal-awal ia kuliah, dengan semangat ia membuat celengan dari kertas karton asturo. Ia menabung mulai dari Rp. 50,00, Rp.100, sampai uang ribuan, semampuanya sebagai seorang mahasiswa. Selesai makan siang ada receh ia sisihkan untuk celengan. Jika ada teman yang main ke kosannya kemudian melihat deretan celengan, teman-teman yang merasa aneh minta dijelaskan, kemudian ikut tersentuh dengan keinginannya dan malah ikut menabung di celengan itu bahkan uang yang dimasukan lebih besar dari uang yang biasa ia masukan. Ternyata cerita ia punya celengan haji& umrah sampai ke dosennya, dan dosennya minta bertemu dengan syarat membawa celengan haji & umrah ke kantornya. Ia pergi menemui dosennya, meskipun bingung mengapa harus bawa celengan itu ke kantor. Ketika sampai di kantornya ternyata dosennya berkata, “Bang, saya punya niat di hati ketika mendengar cerita kamu ingin naik haji untuk ikut meramaikan tabunganmu” dosennya memasukan amplop ke dalam celengannya. Abang terkejut ko bisa-bisanya uang dosen sampai ke celengannya.
 
 

Ia pun mulai membuka rekening tabungan haji di Bank Muammalat, setelah celengannya penuh ia pun menghitung uangnya, merapikannya, dan kemudian menyetorkannya ke Bank Muammalat. Saat menabung, ia sering merasa sedih dalam hati. Melihat nasabah lain menabung dengan uang kertas yang jumlahnya besar, ketika ia menabung ia malah mengeluarkan keresek hitam yang lusuh dari tasnya dan yang dikeluarkan dari tasnya bukan uang lembarang Rp. 50.000,00 atau Rp.100.000,00 melainkan uang recehan yang sudah disusun dengan rapi. Ia mengobati  hatinya dengan kalimat, “masa Allah ga kasihan melihat saya ingin ke tanah suci, sampai ngumpulin recehan.” Kegiatan ini berlangsung sampai ia menjelang lulus, dan tenyata ia telah membuka 7 kali sampai lulus kuliah. Ketika kuliah ia bekerja di Pusat Pengembangan Wakaf Daarut Tauhiid Bandung, ia sengaja meminta kepada atasannya jika nanti manasik haji ia ingin bantu-bantu jamaah sembari belajar manasik, tidak dibayar pun tidak apa. Tepat hari itu, hari minggu, para jamaah mengadakan manasik dan berjejer berjalan ke SCAPA angkatan darat daerah dekat Geger Kalong, ia mengikuti dari belakang, kemudian melihat dari kejauhan para jamaah haji bermanasik. Setelah para jamaah haji selesai, ia mendekati ka’bah buatan dan mengitarinya denga perasaan haru dan berdoa serta membayangkan semoga ia pun bisa segera ke tanah suci, bisa punya uang dan ikut manasik seperti orang-orang yang ia lihat di hari itu. Ketika kembali ke camp simulasi tenda mina di daerah pesantren Daarut Tauhiid, ia sengaja meminta ijin agar pembagian brosur ke tiap-tiap tenda harus oleh dirinya, karena ia ingin juga merasakan situasi simulasi tenda mina. Ia kemudian makin rajin membeli buku dan membaca buku-buku haji, membeli poster Makkah, membuat foto dirinya di Makkah dengan rekayasa Adobe Photoshop,  dan ia mendapatkan doa yang kemudian ia istiqamah doakan.

(Q.S. Al-Baqarah [2] : 128)

Ya Tuhan Kami, Jadikanlah Kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu Kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada Kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji Kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Dengan doa ini ia berharap, semoga Allah menunjukan dengan langsung tempat-tempat ibadah haji, tidak hanya lewat gambar di kertas dan layar kaca saja.
Tahun 2009 tepatnya di masjid Daarut Tauhiid Bandung, ia melihat jamaah haji berpakaian putih hendak berangkat ke tanah suci. Ia menangis saat melihat para tamu Allah bertalbiyah dan berpakaian putih itu berjejer di depan masjid. Ia pun mulai resah dan ingin sesegera mungkin, kemudian salah satu celengannya yang sudah penuh di suatu malam ia bongkar dan semuanya dimasukan ke kotak masjid dengan harapan semoga sedekahnya mempercepat kepergiannya. Tapi ternyata sampai lulus kuliah ia tetap tidak berangkat ke tanah suci.

                Tahun 2011, ia lulus kuliah dan menjadi guru di salah satu sekolah. Anak laki-laki itu masih menyimpan keinginan ke tanah suci. Ia memberikan privat-privat kepada murid-muridnya sampai malam untuk  beberapa murid SMP dan SMA, mengumpulkan uang untuk di tabung sebagai ongkos. Akhirnya tahun 2012 ia mulai kehabisan akal mengumpulkan uang ke tanah suci tidak sampai-sampai, ada saja keperluan lain sehingga uangnya berkurang lagi-berkurang lagi. Kemudian Agustus 2012 ia mengatakan pada murid-muridnya, “Siapapun yang mau privat dari sekarang sampai desember 2012, saya gratiskan tidak usah bayar. Tapi doakan semoga sebelum tahun baru 2013 saya bisa umrah.”  Tahun 2012 itu pun, bulan September ibunya berangkat haji, dan selang 1 minggu lebih ketika di tanah suci ibunya menelpon, “kamu sudah punya tabungan berapa ingin ke tanah suci”, “ada 7 juta mah, kenapa gitu?” jawab Abang. Ibunya kembali merespon, “wah, kirain udah berapa masih jauh itu mah.”Selang beberapa hari, ayahnya menelpon dan anak laki-laki itu menyinggung pembicaraannya dengan ibunya ketika di telpon dengan nada bercanda, “Pa, si mamah belagu kemarin nanya tabungan umrah Abang  sudah berapa, seperti yang mau nambahin aja.” Ayahnya kemudian bertanya penasaran, “memang kamu punya uang berapa?”, “Ya ada 7 juta mah”, jawab Abang. Ayahnya langsung membalas, “oke, kamu balik lebaran haji ini bawa uang tabunganmu, bapak ingin kamu serius, sisanya bapak yang tambah, langsung kamu berangkat umrah.” Anak laki-laki itu cukup kaget bercampur senang, “serius neh?”, “ya iya, serius” jawab ayahnya. Langsung ia bersujud ketika itu di tempat kerjanya, bersyukur bahwa keinginannya selama ini terwujud.
Saudaraku, beberapa doa kita banyak yang segera Allah perkenankan, beberapa amalan langsung Allah balas. Beberapa lagi mungkin tidak segera, tapi PASTI. Jika keajaiban telah menyentuh banyak kehidupan orang lain, mengapa kita pun tidak bisa? Jika Tuhan mereka dan tuhan kita sama, berarti kehidupan kita pun bisa seperti mereka. Hanya masalahnya, apa yang membedakan kehidupan kita dengan mereka yang disentuh oleh keajaiban. Semoga Allah menjaga hati siapa pun yang menceritakan kebaikan dan mendengarnya, agar tidak ada niat selain menunjukan kekuasaan Allah. Semoga tidak ada pintu riya, sombong, prasangka buruk, dan penyakit hati yang lainnnya yang terbuka.

 Murid   : itu kan bapaknya punya uang, kalau saya, bapak saya mana punya uang.
Guru         : Dengarkan ini baik-bak ya, yang memberangkatkan itu Allah bukan bapaknya, atau uangnya. Bukankah banyak orang tua yang bisa memberangkatkan anaknya ke tanah suci, tapi masih belum diberikan keinginan pada hati ayahnya untuk membiayai anaknya. Pun banyak orang yang punya uang pribadi, tapi tidak berangkat. Tugas kita mempersiapkan diri, sebab Allah bilang, bukan uang sebaik-baik bekal itu, melainkan taqwa.

apakah kamu punya masa depan?

02.26 / Diposting oleh Bambang Achdiat / komentar (0)

Guru : kamu punya masa depan? kapan?
Murid : ko nanya gitu, punya lah. nanti. 2 menit lagi juga masa depan saya, 2 tahun lagi juga masa depan saya, saya masih muda kan guru.
Guru : jadi apa masa depan kamu?
Murid : jadi ______ dong.
Guru : bagaimana kalau 1 menit lagi kamu mati, apa kamu masih punya masa depan di dua menit? kenapa sebagian orang sibuk melakukan yang terbaik nanti di masa depan, menikmati kehidupan nanti di masa depan, di waktu yang tidak pasti dia ada.
Murid : jadi maksud guru apa?
Guru : masa depan kita itu SEKARANG, lakukan yang terbaik sekarang. karena tidak ada jaminan di waktu yang kau sebut NANTI kau masih ada, mengapa masih menunda melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan, mengapa mengadai-andai? bgaimana jika jarak antara kamu dan kematian ternyata begitu dekat... ?

-kita tidk pernah memiliki masa depan, yang kita miliki SEKARANG, jika masa depan itu memang ada, maka masa depan itu SEKARANG- sebab setelah sekarang kita tidak tahu apakah masih ada waktu bagi kita?

Grand Design (BUKU Baru -SANG GURU-) 2012

14.29 / Diposting oleh Bambang Achdiat / komentar (0)



 (untuk dicover depan)

Pasti ada orang yang melakukan dan mengetahui sesuatu lebih baik dari kita. 
Tugas kita adalah menemukan dia dan belajar darinya.

=========
SANG GURU
==========
Ketika seorang manusia mencari guru untuk sebuah pertanyaan tentang kehidupannya menuju puncak.




 (untuk di cover belakang)

Buku ini adalah buku yang menggambarkan perjalanan seseorang menemui guru-guru pilihan untuk pertanyaan-pertanyaan yang sering mengganggu kita mengenai masa depan.

1.       Mengapa ada sebagian orang yang usianya lebih muda dari kita telah berhasil melakukan dan mendapatkan lebih banyak hal dari kita dalam karir, keluarga,  pendidikan, finansial, dan spiritual?
2.       Mengapa sepertinya ada orang yang begitu lancarnya mencapai posisi-posisi puncaknya semuda mungkin? Doa menjadi hal yang ajaib bagi dirinya.  Jika pada sebagian orang teknik-teknik ini telah bekerja dengan AJAIB, mengapa tidak kita coba?

Hidup itu adalah fungsi waktu, semakin banyak hal yang bisa kita lakukan dan dapatkan dalam rentang hidup kita yang singkat, prestasi kita semakin besar. Mari kita jujur, apakah grafik kehidupan kita dari kecil sampai sekarang naik? Atau sudah sejak 2 tahun lalu hidup kita monoton, atau mungkinkah ternyata sekarang grafik kita sedang turun?  Tugas kita adalah menemukan guru-guru pilihan, dan belajar darinya.


Jual beli yang pasti UNTUNG

00.28 / Diposting oleh Bambang Achdiat / komentar (1)


Jual Beli yang Aneh, kita tidak pernah RUGI




pedagang : hey, aku mau jual jam neh, kamu suka ga?

pembeli  : iya ya, bagus jam kamu. boleh tuh, saya suka sekali.
pedagang : aku mau jual 10 juta.
pembeli : wuiiihhh, mahal banget. mana bisa aku beli,
pedagang : tenang, aku sedang banyak uang, gimana kalau aku kasih 10 juta kamu, nanti kamu beli jam aku, mau?
pembeli : loh, ko bisa gitu? kamu untungnya apa dong?
pedagang : tenang, aku kan sudah kaya, aku ga perlu uang, asalkan kamu suka, aku mau kasih, tapi ga gratis, tetap harus di bayar. 
pembeli : loh, uangnya?
pedangang : iya, uangnya dari aku.
pembeli : aku bingung, 
pedagang : ga usah bingung, ini uangnya. 
pembeli : mana jamnya?
pedangang : ini jamnya.
pembeli : ini uangnya.


bagaimanaa kalau ada jual beli yang seperti ini, ini memang jual beli yang aneh sekali. Pembeli tidak akan merasakan kerugian, berapapun mahalnya hal yang ditawarkan, karena pedagangnya memberikan modal untuk membelinya.


(Q.S. At-taubah [9] :111)

 Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka …


saya tanya, surga itu punya siapa? uang itu punya siapa? badan dan kehidupan kita diberi oleh siapa?
lalu kalau Allah minta digunakan ibadah, bekerja, melayani sesama, berbagi harta untuk membangun rumah sakit, yayasan sosial, kita berpotensi rugi tidak?
=================================
join us di group facebook : menuju ihsan

KAPAN?

07.11 / Diposting oleh Bambang Achdiat / komentar (0)

Jika Ada waktu maka saya berharap tulisan ini menjadi pembenaran untuk konsep-konsep yang disimpulkan. silahkan di komentar:

"semua wanita ingin agar dia menjadi wanita terakhir yang dicintai lelakinya, dan semua lelaki di hati yang terdalamnya dia ingin menjadi lelaki pertama yang dicintai wanitanya"


                                    



oleh karena itu wanita sangat cemburu jika lelakinya mulai mencintai wanita lain,
dan juga lelaki kurang suka jika wanitanya dulu pernah mencintai seseorang. Kalau tidak percaya, sebutkan nama laki-laki yang begitu berkesan bagi Anda dihadapan lelaki anda, kemudian ceritakan kebaikannya.

sejarah pun mengenal, bagaimana terkejutnya Ali ketik bertanya pada Fatimah, "apakah dulu engkau pernah menyukai seseorang?" lalu Fatimah menyebutkan "pernah" Ali kemudian terkejut mendengar jawabannya, lalu ia bertanya penasaran, "siapa dia?" dan jawaban Fatimah meluluhkan Hati Ali, "dirimu" jawab Fatimah.

Trust me, untuk adik-adikku jika kalian menjalin hubungan yang tdk diniatkan untuk menikah, itu membatalkan keinginan seseorang yang sedang disiapkan oleh Tuhan untukmu. Dia tdk suka kalau dirimu pernah dengan seseorang yang lain, selain dirinya. Jika Engkau mendengar seorang lelaki berkata, aku ingin mengenalmu karena aku berniat menikahimu, setidaknya kita perlu ________ (apalah istilahnya yang aktivitasnya sama dengan pacaran). Ingin tahu bagaimana menguji seseorang yang bohong akan menikahi wanitanya dan yang serius bagaimana?

tanyakan padanya, "kapan?"
jika ia tdk bisa menjawab maka ia masih belum serius, trust me!, seorang mahasiswa yang tdk bisa menyebutkan kapan ia akan lulus, ia tdk serius dengan kuliahnya, termasuk pekerja yang tdk bisa menyebutkan kapan pekerjaannya akan selesai ia tdk serius dengan pekerjaannya. Trust me, setialah pada apa yang membaikanmu.

Daftar Resolusi tiap Tahun

02.44 / Diposting oleh Bambang Achdiat / komentar (0)



Saat tahun baru banyak orang yang menuliskan resolusi tahun baru, mungkin kita masih ingat di penghujung tahun 2010 kita menulis resolusi tahun 2011, dan penguhjung tahun 2011 kita menulis resolusi 2012. Hanya beberapa orang ternyata menuliskan resolusi yang sama, yang berganti adalah tahunnya saja, artinya bahwa daftar target 2011 menjadi daftar target 2012, dan memungkinkan juga akan jadi daftar target 2013, dan seterusnya.

Sebaiknya, ketika kita menetapkan daftar targetan apa yang harus kita lakukan di tahun ini, kita juga menetapkan daftar hal yang tidak boleh dilakukan di tahun itu, agar tidak membatalkan apa yang sudah direncanakan untuk dilakukan.

Misal :
1. kita mentargetkan menurunkan berat badan 2012, tapi kita tidak melarang diri kita dari memakan makanan berlemak dan melebihi kewajaran,
2. kita mentargetkan untuk menabung tahun 2012 tapi tidak melarang diri kita untuk membuat standar minimum jajan per bulan,
3. kita mentargetkan menghabiskan buku bacaan di bidang kita, tapi kita tidak melarang diri kita untuk tidak membaca buku yang tidak berhubungan dengan bidang kita, sehingga targetan banyak yang tidak tercapai.

Ketika kita menginginkan sesuatu untuk dilakukan, kita perlu belajar melarang diri kita untuk tidak melakukan sesuatu yang bisa membatalkan proses meraih keinginan kita.

============================
Join Us : http://www.facebook.com/pages/Belajar-Menuju-Ihsan/204737596223604

Doaku Terjawab ...

02.06 / Diposting oleh Bambang Achdiat / komentar (0)




Kakak, saya merasa kalau hidup saya sering sulit, kenapa ya? apakah ini takdir saya? apakah Tuhan tidak menyayangi saya?

Adikku, ijinkan kakakmu berbagi sedikit apa yg dilihatnya.
Tahukah engkau buku yang best seller yang dicari jutaan orang itu seperti apa? salah satu cirinya adalah, buku itu mewakili banyak orang dalam kehidupannya dan begitu mengharapkan perubahan. Tahukah engkau, bahwa kini ada jutaan orang yg berada pada kondisi yg sama denganmu, pun jauh lebih baik tapi mengeluhnya lebih hebat darimu, mereka merasa Tuhan tidak adil.

Jika Engkau pernah meminta dan berdoa, "Ya Tuhan jadikan aku orang baik yang berguna dan membaikan sebanyak-banyak orang"? pernah bedoa seperti ini? Perhatikanlah doa kita (merenung sebentar ya ^_^)

Mungkin ini jawaban dari doamu, Tuhan ingin menjadikan engkau contoh bagi banyak orang, bahwa penderitaan yg mereka alami tdk lebih parah dari dirimu, dan engkau membuktikan bahwa hidupmu bisa berubah jauh menjadi lebih baik. Tuhan ingin menjadikanmu bukti nyata bahwa siapa pun bisa memperbaiki hidupnya dan itu bukti untuk sebanyak-banyak orang seperti yang kau minta. hanya jika Engkau masih bertanya, "lalu mengapa saya sangat sulit untuk merubah hidup saya, melakukan ini terasa mentok, itu mentok?" benar?

"Mengeluh" itu adalah hal yang mengurangi kekuatanmu untuk berubah, perbaiki cara mengeluhmu. Engkau akan lebih kuat. Karena salah satu bentuk syukur kita adalah, melakukan apa yg bisa kita lakukan, dan berfokus pada kelebihan kita. Tahukah engkau adikku, Mike Tyson tidak dihina karena tidak bisa menyulam dan menjahit, ia tetap dihormati karena kemampuannya tinju. kita dihargai bukan karena kelemahan kita, tapi karena kelebihan kita, apa pun itu.

tapi kakak, otak saya sering "hang" tidak tahu apa yang harus saya lakukan lagi, kenapa ya?
Adikku, otak kita itu adalah aset hebat yang menjebatani dunia tak terbatas (khayalan) dan dunia nyata. alam metafisik dengan fisik. hanya kenapa otakmu sering "hang" itu karena otakmu sering memberi ide-ide besar untuk dilakukan, tapi engkau sering mengabaikannya dengan tidak memberi tindakan, sehingga ia KECEWA dan memilih "hang". Cara memperbaikinya, lakukan hal-hal baik meskipun kecil, buat otakmu tidak kecewa lagi, tunjukan bahwa engkau memberi tindakan pada setiap ide yg di berikannya padamu.

=========
1. Perhatikan doa kita.
2. Perbaiki cara kita mengeluh.
3. fokus pada kelebihan kita.

Belajar Menuju Ihsan, Loving you Always... ^_^

Mengikhlaskan Doa

14.47 / Diposting oleh Bambang Achdiat / komentar (0)



Jika Kita memesan Taxi pada Perusahaan Taxi, kita akan benar2 menunggu dan yakin bahwa taxi akan segera datang dan hadir di depan rumah kita.

Seberapa yakinkah ketika kita berdoa dan meminta pd Tuhan, apakah kita merasakan "menunggu" yang sama, karena begitu yakin bahwa permintaan kita akan terkabul? bukankah Dia yang Maha Mengabukan setiap permintaan.

Sayang sekali, kalau berdoa hanya menjadi ritual semata dan hanya agar tampak sedikit religius, tapi tdk pernah meyakini apa yg diminta akan terjadi (baca: tdk merasakan menunggu)

====================================
Afirmasi (bayangkan) seolah-olah apa yang Anda inginkan sudah terjadi dan setelah itu lepaskan kepada Tuhan. Karena salah satu inti dari doa adalah bukan hanya mendapatkan apa yang kita inginkan, melainkan kepasrahan dan keyakinan terhadap Kekuasan Tuhan yang pasti memberikan yang terbaik. Ikhlaskan... (try for every You need) this is not a theory, this is methode which we can use.... ^_^

Pengikut